Kanker Tulang Tidak Selalu Harus Amputasi, Ini Penjelasan Dokter

Kanker tulang merupakan kondisi serius yang membutuhkan penanganan medis segera. Banyak orang mengira bahwa diagnosis kanker tulang otomatis mengharuskan amputasi, padahal tidak selalu demikian. Perkembangan teknologi medis dan strategi pengobatan modern memungkinkan pasien mendapatkan alternatif pengobatan yang lebih konservatif, tetap efektif, dan dapat mempertahankan fungsi anggota tubuh.

Pilihan Pengobatan Kanker Tulang

Penanganan kanker tulang bergantung pada jenis tumor, lokasi, ukuran, dan sejauh mana penyebaran sel kanker. Dokter biasanya akan melakukan pemeriksaan menyeluruh, termasuk sinar-X, MRI, CT scan, dan biopsi sebelum menentukan metode pengobatan yang tepat. Pilihan pengobatan bisa berupa kombinasi operasi konservatif, kemoterapi, radioterapi, atau terapi target, tergantung kondisi pasien.

Baca juga: Cara Deteksi Dini Kanker Tulang dan Gejalanya

Selain operasi, ada prosedur yang memungkinkan pengangkatan tumor tanpa amputasi, seperti reseksi en-bloc atau limb-salvage surgery. Prosedur ini berfokus pada pengangkatan bagian tulang yang terkena kanker dan menggantinya dengan prostesis atau cangkok tulang, sehingga fungsi anggota tubuh tetap dapat dipertahankan. Terapi tambahan seperti kemoterapi dan radioterapi membantu meminimalkan risiko kekambuhan.

  1. Limb-Salvage Surgery – Mengangkat tumor sambil mempertahankan anggota tubuh.

  2. Kemoterapi – Mengurangi ukuran tumor dan mencegah penyebaran sel kanker.

  3. Radioterapi – Mematikan sel kanker melalui paparan sinar radiasi.

  4. Terapi Target – Menyerang sel kanker spesifik tanpa merusak jaringan sehat.

  5. Prostesis dan Cangkok Tulang – Menggantikan bagian tulang yang diangkat.

  6. Rehabilitasi Fisik – Membantu pasien memulihkan fungsi dan mobilitas.

  7. Konsultasi Multidisiplin – Dokter ortopedi, onkologi, dan fisioterapi bekerja sama.

Penanganan kanker tulang kini lebih fleksibel dan personal, menyesuaikan kondisi masing-masing pasien. Tidak semua kasus memerlukan amputasi, sehingga pasien memiliki peluang untuk mempertahankan kualitas hidup dan mobilitas. Kesadaran tentang opsi pengobatan modern ini penting agar pasien dan keluarga dapat membuat keputusan yang tepat bersama tenaga medis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *